Borobudur Cartoonist Forum 3 Jadi Wadah Kartunis Indonesia Gali Kreativitas

Para kartunis Tanah Air kembali diajak menggali kreativitas lewat event Borobudur Cartoonist Forum 3. Kegiatan ini akan dilakukan 2-3 November 2019. Lokasinya di Hotel Pondok Tinggal, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kreativitas kartunis tidak boleh mati. Dan, harus terus diasah untuk mendapatkan hasil terbaik.

“Kreativitas selalu berkembang. Semuanya berkompetisi untuk menampilkan karya terbaik. Para kartunis kini memiliki kesempatan untuk mengembangkan kreativitasnya. Karena, akan hadir Borobudur Cartoonist Forum 3. Event ini sungguh luar biasa. Mengajarkan revolusi mental, lalu muaranya pengembangan kualitas sumber daya manusia,” tutur Ganjar Pranowo, Selasa (16/7).

Borobudur Cartoonist Forum 3 mengangkat tema ‘Mental Juara’. Para peserta akan diajak memunculkan kreativitas, produktivitas, dan soliditas karakter. Borobudur Cartoonist Forum juga memberi tips memiliki mental juara. Seperti berlaku obyektif, tidak suka dipuji, sabar, menerima kritik, dan terus mengembangkan potensi diri.

“Sikap Mental Juara harus dimiliki generasi milenial. Sebab, mereka akan menjadi pemimpin di masa mendatang. Mereka juga harus mengembangkan kreativitas dan potensi diri. Dari sudut pandang seni dan budaya, Borobudur Cartoonist Forum 3 akan banyak memberikan banyak pengetahuan baru,” kata Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Nugroho. Borobudur Cartoonist Forum 3 memiliki 8 agenda.

Ada Pengumuman Pemenang BCF3 International Cartoon Exhibition (Tema Mental Juara) juga diskusi. Digelar juga Pameran Karya Kartunis Mancanegara, Lomba Kartun On The Spot, Sarasehan dan Tribute to Dwi Koendoro. Ada juga Pentas Seni, Workshop, dan Kartunis in Action.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung mengatakan, event ini akan memberikan kemeriahan buat para peserta.

“Program Borobudur Cartoonist Forum 3 kaya akan inspirasi. konten-konten pendukungnya menarik dan penuh pengetahuan. Tentu ada banyak value yang akan diterima peserta. Untuk itu, pastikan semua bergabung dalam program tersebut. Apalagi, waktu persiapan untuk bergabung masih panjang,” terang Adella.

Salah satu konten yang patut ditunggu adalah Lomba Kartun On The Spot. Lomba tersebut meliputi, Karikatur dengan fokus wajah dan gagasan relevan. Ada juga lomba Kartun Politik/Opini, Kartun Lelucon Sosial (Gag Cartoon), dan Kartun Strip (2 Panel). Dibuka juga lomba Kartun Ilustrasi (menurut naskah), Kartun Art (Penghias Interior), juga Impromptu.

“Lomba-lomba yang ditampilkan bisa menjadi parameter kemampuan. Di situ juga tentu ada inspirasi dan ide-ide baru yang muncul dari obyek yang diciptakan. Pokoknya, Borobudur Cartoonist Forum 3 ini sangat seru. Apalagi, ada banyak forum diskusi yang digulirkan di sana,” jelas Adella lagi. Sedangkan diskusi dilakukan melalui beragam kanal. Ada Sarasehan yang mengangkat isu bahasan seni kartun yang terkena efek disrupsi teknologi. Di situ ada treatment yang ditawarkan para narasumbernya seperti, Lukas Luwarso. Diskusi Panel dengan fokus aspek fisik dan teknis karya kartun.

Untuk panelisnya sementara diplot Kepala Disporapar Jateng, Prie GS, hingga Kuss Indarto. “Borobudur Cartoonist Forum 3 sangat menarik. Isu dan wacana yang dikembangkan tepat sasaran dan kekinian. Ada banyak solusi yang ditawarkan untuk mensikapi berbagai persoalan yang muncul saat ini. Event berkualitas karena diisi oleh para pakar di bidangnya,” papar Kepala Bidang Pemasaran Area I Jawa Kemenpar Wawan Gunawan.

Dalam kegiatan ini, peserta juga bisa menikmati beragam karya menarik. Sebab, Pameran Kartun Internasional bertemakan Mental Juara ikut ditampilkan. Pengisinya kartunis domestik hingga mancaneggara. Dengan tajuk ‘BCF3 International Cartoon Exhibition 2019-Theme: Winning Mentality’, pameran ini juga disajikan selama 2 hari penuh.

Nilai edukasi dari Borobudur Cartoonist Forum 3 sangat kuat. Hal ini selaras dengan visi Indonesia ke depan. Melalui program ini, akan lahir talenta-talenta kreatif dengan ide dan gagasan luar biasa. Mereka akan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi dunia. Sebab, selain budayanya, alam di sini juga sangat eksotis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *